Setetes harapan yang kutuang dalam secangkir cinta Menguap dalam keheningan batin yang kosong Mengembun dalam kepalsuan rasa Membeku dalam kerasnya sukma Harapanku yang bangun Dari hati yang paling hina Dari raga yang penuh cerca Dari jiwa yang terluka Menetes mencari pasangannya Tetesan itu pun telah tumpah Tumpah dan terus mengalir Tapi, Kemana tetesan itu mengalir? [...]
Filed under: PUISI | Leave a Comment »