Ikon Sebagai Antarmuka Manusia-Komputer

judul

Ikon telah digunakan sejak sejarah manusia ada sebagai sirnbol dari

representasi visualnya. Kata ikon berasal dari kata Greek (Yunani Kuno) yang

digunakan untuk image, gambar-gambar, ataupun simbol-simbol yang

merepresentasikan suatu objek seperti temak, biji-bijian, masyarakat/ keluarga, dan

sebagainya. Dari ikon-ikon ini kemudian berkembang menjadi komponen-

komponen bahasa tulisan dan sistem bilangan [NOR90].

Dewasa ini ikon telah menjadi komponen urnum dalam antarmuka komputer.

Menurut Smith, dkk. [dalam FAM93] ikon juga membuat antarmuka lebih akrab

(familiar) bagi pemakai. Sedangkan Johnson [dalam FAM93] menyatakan bahwa

dengan fasilitas ikon pada sistem antarmuka, pemakai bisa memanipulasi informasi

melalui layar tampilannya, seperti cara yang pemakai gunakan dalam memanipulasi

obyek fisik pada suatu desktop.

Dalam disiplin interaksi manusia-komputer, ikon dimaksudkan sebagai

bayangan (image), gambar, atau simbol yang merepresentasikan suatu konsep

[SHN92]. Ikon dikiasifikasikan menjadi dua jenis yaitu ikon piktoral dan ikon

simbol. Ikon piktoral adalah ikon untuk merepresentasikan informasi operasi

semantik dan abstrak dengan menggunakan gambar-gambar. Sedangkan ikon-ikon

dengan beberapa karakter untuk membantu menangkap informasi semantik disebut

ilrnri cirrihril

Ikon dirancang untuk merepresentasikan suatu operasi atau perintah yang

akan dijalankan sistem. Untuk menciptakan suatu representasi bentuk visual (ikon)

yang baik harus mempertimbangkan faktor-faktor berikut:

1. Ketergantungan kultur/budaya dan aplikasi.

Ikon dirancang untuk merepresentasikan sebuah klas atau kelompok obyek (misal

operasi dan perintah), bukan hanya untuk obyek-obyek spesifik. Maka ikon yang

dibuat harus rnenggunakan sirnbol-simbol alami yang merupakan latar belakang

budaya pemakai. Adalah suatu fakta bahwa dalam setiap kelompok masyarakat

yang berbeda akan memiliki gaya kognitf yang berbeda pula., dan sangat dapat

dimengerti bahwa preferensi masing-masing individu bisa berbeda-beda

[SHN92]. Sebagai contoh tanda stop bidang delapan (oktagonal) dan simbol “x”

dapat mengandung pengertian “tidak” dan beberapa ruang kamar kecil

digunakan ikon “pants” dan “skirt” di depan pintu yang berarti simbol “laki-laki”

dan “perempuan” [CHA90].

2. Bentuk mudah dikenal (easy recognition).

Suatu ikon yang dirancang dengan makna yang tepat akan membantu pemakai

dalam mengingat dan mengidentifikasi ikon itu. Keuntungan dari suatu ikon

adalah bahwa ikon dapat dikenal melalui bentuk-bentuknya, sekali bentuk itu

diketahui maka akan dengan mudah untuk diingat artinya tanpa menambahkan

teks yang mungkin sulit untuk diimplementasikan

3. Berbeda dengan ikon lainnya dalam suatu sistem.

Ikon di dalam suatu sistem harus konsisten danjelas (mudah dibedakan). Setiap

ikon harus dirancang dengan ciri yang khas, yang merefleksikan makna dari

obyek yang direpresentasikan dan harus berbeda dengan ikon yang lain.

Dengan digunakannya ikon sebagai antarmuka dalam suatu sistem akan

memberikan keuntungan bagi pemakai, yaitu:

• Operasi akan menjadi lebih cepat daripada menuliskan kata-kata perintah.

• Untuk memahami arti semantik suatu ikon akan lebih cepat.

• Perintah-perintah atau operasi dengan ikon dapat dilakukan secara simultan.

Dalam sistem interaksi berbasis ikon, ukuran simbol-simbol piktografis

untuk merepresentasikan suatu obyek dalam suatu sistem komputer, biasanya

64×64 piksel. Tetapi, yang lebih utama dalam pembuatan ikon sebagai interface

adalah ikon tersebut mudah ditangkap, mudah dibaca, berhubungan dengan

pengetahuan pemakai dan dapat mengurangi beban kognitif pemakai [SHN92].

Ketepatan bentuk pola gambar dari rancangan ikon akan membantu pemakai

dalam mengingat dan mengidentifikasikan ikon tersebut, sehingga tidak perlu

menarnbahkan teks untuk memperjelasnya. Selain itu, ikon dalam suatu sistem harus

konsisten dan mudah dapat dibedakan satu sama lainnya. Setiap ikon harus

dirancang dengan ciri khas, yang merefleksikan pengertian dari sesuatu yang

direpresentasikan dan berbeda dengan ikon lainnya [CHA90].

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: