Manfaat Unified Messaging bagi Perusahaan

Agar dapat bekerja lebih cepat, pesan-pesan yang bejibun perlu dikelola dengan baik dan tepat. Dapatkah hal itu dijawab dengan menerapkan Unified Messaging?
Menangani pesan-pesan bisnis, baik menerima maupun mengirim, tidak hanya membutuhkan solusi yang tepat, melainkan harus dilakukan secara sungguh-sungguh. Selain dapat meningkatkan nilai produktivitas karyawan, solusinya juga harus dapat cepat merespon pesan-pesan sesuai dengan prioritas masalahnya. Belakang ini, solusi unified messaging semakin banyak digunakan. Apa sebenarnya Unified Messaging (UM) dan apa pula manfaatnya bagi perusahaan?

Unified Messaging adalah one-stop-shopping untuk berbagai jenis pesan, baik itu voicemail, e-mail, faksimili maupun lainnya yang dapat diterima pengguna dari suatu universal inbox tunggal. Dengan layanan UM, pengguna dapat menerima pesan dengan hanya satu panggilan telepon atau kunjungan ke satu situs web.

Header e-mail dan faks juga dapat diterjemahkan menjadi pesan suara (voice message) yang disajikan ke pengguna dengan opsi di-forward ke mesin faks, misalnya ketika berada di hotel. Dengan begitu, unified communications dapat dikatakan sebagai perpaduan antara unified messaging dengan fungsionalitas komunikasi real-time.

Sebagian besar layanan UM memungkinkan penggunanya memrioritaskan pesan-pesannya, tanpa memandang jenisnya, apakah voice mail, faks atau e-mail. Jika bos Anda meninggalkan pesan (dan layanan UM memilih dia sebagai high-priority sender) misalnya, maka pesan itu akan menjadi salah satu yang paling duluan Anda dengar – tanpa memandang berapa banyak pesan lain yang menunggu di inbox Anda.

Beberapa perusahaan besar menawarkan jasa layanan UM ini, termasuk Nortel Networks, AVT Corporation dan OneRedCube. Juga ada solusi gabungan dari HP, Cisco dan Sotfware.com. Menurut laporan International Data Corporation (IDC) bahwa 1 juta orang di seluruh dunia merupakan pengguna UM tahun 1999, dibandingkan hanya 35.000 pada tahun 1998.

Pasar UM meningkat pesat, bahkan IDC memprediksi tak kurang dari 38 juta pengguna UM pada tahun 2004. Secara keseluruhan, pangsa pasar UM telah mencapai USD 537 juta akhir tahun 2003 dengan sekitar 9,2 juta pelanggan. Tahun 2007 diperkirakan pendapatan dari UM akan meningkat rata-rata 73%, sehingga nilai totalnya mencapai USD 4,7 miliar.

Beberapa tahun terakhir, inovasi teknologi UM telah semakin memudahkan pengintegrasian layanannya ke infrastruktur perusahaan, yang berarti mengurangi masalah yang dihadapi departemen TI atau sistem informasi perusahaan. Peningkatan layanan dan pertumbuhan tenaga kerja bergerak (mobile) membuat UM menjadi industri yang sangat penting, kata analis IDC, Robert Mahowald.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: