Benarkahhhh…??

Selamat datang di blog saya…..!

Kali ini saya ada uneg-uneg yang menarik dari kuliah minggu ini. Saat dosen kami menyinggung tentang manajemen informasi dan soft skill yang ada pada tiap mahasiswa ada sedikit yang menyinggung apa benar atau tidak.Berikut permasalahannya…..!

“Dosen kami bilang bahwa mahasiswa IT memiliki kecenderungan pendiam, mengurung diri dari hubungan luar. Setiap hari hanya bicara pada komputer. Dan lebih banyak meluangkan waktunya untuk mengotak-atik dengan komputer. Mereka memiliki beberapa kesulitan dalam berkomunikasi, menyampaikan idenya tapi mereka sangat unggul di kecerdasan konseptual.”

Dari uraian di atas membuat saya ingin lebih jauh membuktikan kebenaran seperti itu, Namun di beberapa kesempatan hal ini juga telah disampaikan oleh orang lain yang tidak bisa dianggap enteng. Saya akir – akir ini juga merasakan hal seperti di atas pada orang terdekat saya. Em saya minta tanggapan temen-temen untuk permasalahan di atas. Agar kita orang teknik bisa membuktikan bahwa kita tidak hanya unggul dalam konseptual namun kita memiliki komunikasi yang baik dan layak untuk didengarkan.

Maaf, bila ada kata yang tidak berkenan. Sekali lagi saya mohon  tanggapan dari temen-temen semua agar dapat membangun diri kita ke arah yang lebih baik. Amiennnn…!

Advertisements

AXIS gprs

Tmen – tmen udah pakai axisss? Bingung untuk setting gprsnya? Ni aku ada…….

Parameter Umum GPRS
Connection Name : AXIS
Data Bearer : GPRS atau PS
Access Point Name (APN) : AXIS
Username : AXIS
Prompt Password : No
Password : 123456
Authentication : Normal
Gateway/Proxy IP Address : 10.8.3.8
Gateway/Proxy Port : 9201 atau 8080
Homepage : http://wap.axisworld.co.id
Connection Security : Off
Session Mode : Permanent
Parameter Umum MMS
Connection Name : AXISmms
Data Bearer : GPRS atau PS
Access Point Name (APN) : AXISmms
Username : AXIS
Prompt Password : No
Password : 123456
Authentication : Normal
Gateway/Proxy IP Address : 10.8.3.8
Gateway/Proxy Port : 9201 atau 8080
Homepage / MMS Server : http://mmsc.AXIS
Connection Security : Off
Session Mode : Permanent
Parameter Umum Streaming
Connection Name : AXISstream
Data Bearer : GPRS atau PS
Access Point Name (APN) : AXIS
Username : AXIS
Password : 123456
Use Proxy : No

Konsep Diri

 Tidak dapt dihindari kita perlu mengenali diri kita untuk itu kita harus tahu apa itu konsep diri kita. Agar kita tahu apa yang sebenarnya ada pada diri kita.

Konsep diri terbentuk melalui proses belajar sejak masa pertumbuhan seorang manusia dari kecil hingga dewasa. Lingkungan, pengalaman dan pola asuh orang tua memberikan pengaruh terhadap konsep diri yang terbentuk. Sikap atau respon orang tua dan lingkungan akan menjadi bahan informasi bagi anak untuk menilai siapa dirinya. Oleh sebab itu, seringkali anak-anak yang tumbuh dan dibesarkan dalam pola asuh yang keliru dan negatif, atau pun lingkungan yang kurang mendukung, cenderung mempunyai konsep diri yang negatif. Hal ini disebabkan sikap orang tua yang misalnya : suka memukul, mengabaikan, kurang memperhatikan, melecehkan, menghina, bersikap tidak adil, tidak pernah memuji, suka marah-marah, dsb – dianggap sebagai hukuman akibat kekurangan, kesalahan atau pun kebodohan dirinya. Jadi anak menilai dirinya berdasarkan apa yang dia alami dan dapatkan dari lingkungan. Jika lingkungan memberikan sikap yang baik dan positif, maka anak akan merasa dirinya cukup berharga sehingga tumbuhlah konsep diri yang positif.  

Konsep diri ini mempunyai sifat yang dinamis, artinya tidak luput dari perubahan. Ada aspek-aspek yang bisa bertahan dalam jangka waktu tertentu, namun ada pula yang mudah sekali berubah sesuai dengan situasi sesaat. Misalnya, seorang merasa dirinya pandai dan selalu berhasil mendapatkan nilai baik, namun suatu ketika dia mendapat angka merah. Bisa saja saat itu ia jadi merasa “bodoh”, namun karena dasar keyakinannya yang positif, ia berusaha memperbaiki nilai.

Faktor yang Mempengaruhi Konsep Diri

Berbagai faktor dapat mempengaruhi proses pembentukan konsep diri seseorang, seperti :

Pola asuh orang tua

Pola asuh orang tua seperti sudah diuraikan di atas turut menjadi faktor signifikan dalam mempengaruhi konsep diri yang terbentuk. Sikap positif orang tua yang terbaca oleh anak, akan menumbuhkan konsep dan pemikiran yang positif serta sikap menghargai diri sendiri. Sikap negatif orang tua akan mengundang pertanyaan pada anak, dan menimbulkan asumsi bahwa dirinya tidak cukup berharga untuk dikasihi, untuk disayangi dan dihargai; dan semua itu akibat kekurangan yang ada padanya sehingga orang tua tidak sayang.

Kegagalan

Kegagalan yang terus menerus dialami seringkali menimbulkan pertanyaan kepada diri sendiri dan berakhir dengan kesimpulan bahwa semua penyebabnya terletak pada kelemahan diri. Kegagalan membuat orang merasa dirinya tidak berguna.

Depresi 

Orang yang sedang mengalami depresi akan mempunyai pemikiran yang cenderung negatif dalam memandang dan merespon segala sesuatunya, termasuk menilai diri sendiri. Segala situasi atau stimulus yang netral akan dipersepsi secara negatif. Misalnya, tidak diundang ke sebuah pesta, maka berpikir bahwa karena saya “miskin” maka saya tidak pantas diundang. Orang yang depresi sulit melihat apakah dirinya mampu survive menjalani kehidupan selanjutnya. Orang yang depresi akan menjadi super sensitif dan cenderung mudah tersinggung atau “termakan” ucapan orang.

Kritik internal 

Terkadang, mengkritik diri sendiri memang dibutuhkan untuk menyadarkan seseorang akan perbuatan yang telah dilakukan. Kritik terhadap diri sendiri sering berfungsi menjadi regulator atau rambu-rambu dalam bertindak dan berperilaku agar keberadaan kita diterima oleh masyarakat dan dapat beradaptasi dengan baik.

Merubah Konsep Diri

Seringkali diri kita sendirilah yang menyebabkan persoalan bertambah rumit dengan berpikir yang tidak-tidak terhadap suatu keadaan atau terhadap diri kita sendiri. Namun, dengan sifatnya yang dinamis, konsep diri dapat mengalami perubahan ke arah yang lebih positif. Langkah-langkah yang perlu diambil untuk memiliki konsep diri yang positif :

Bersikap obyektif dalam mengenali diri sendiri

Jangan abaikan pengalaman positif atau pun keberhasilan sekecil apapun yang pernah dicapai. Lihatlah talenta, bakat dan potensi diri dan carilah cara dan kesempatan untuk mengembangkannya. Janganlah terlalu berharap bahwa Anda dapat membahagiakan semua orang atau melakukan segala sesuatu sekaligus. You can’t be all things to all people, you can’t do all things at once, you just do the best you could in every way….

Hargailah diri sendiri

Tidak ada orang lain yang lebih menghargai diri kita selain diri sendiri. Jikalau kita tidak bisa menghargai diri sendiri, tidak dapat melihat kebaikan yang ada pada diri sendiri, tidak mampu memandang hal-hal baik dan positif terhadap diri, bagaimana kita bisa menghargai orang lain dan melihat hal-hal baik yang ada dalam diri orang lain secara positif? Jika kita tidak bisa menghargai orang lain, bagaimana orang lain bisa menghargai diri kita ?

Jangan memusuhi diri sendiri

Peperangan terbesar dan paling melelahkan adalah peperangan yang terjadi dalam diri sendiri. Sikap menyalahkan diri sendiri secara berlebihan merupakan pertanda bahwa ada permusuhan dan peperangan antara harapan ideal dengan kenyataan diri sejati (real self). Akibatnya, akan timbul kelelahan mental dan rasa frustrasi yang dalam serta makin lemah dan negatif konsep dirinya.

Berpikir positif dan rasional

We are what we think. All that we are arises with our thoughts. With our thoughts, we make the world (The Buddha).  Jadi, semua itu banyak tergantung pada cara kita memandang segala sesuatu, baik itu persoalan maupun terhadap seseorang. Jadi, kendalikan pikiran kita jika pikiran itu mulai menyesatkan jiwa dan raga.  

 

Ini buat kalian yang suka dengan editing php. Mudah mudahan ada manfaatnya…..!

– include()
– include_once()
– require()
Fungsi di atas berguna untuk menggabungkan file PHP atau bukan PHP kedalam file PHP
+++ include()
sebagai contoh
head.php
—–
<?php
echo “selamat datang di website ku<br>”;
?>
—–
body.php
—–
<?php
include ‘head.php’;
echo “<br>Ini adalah contant atau isi dari website ku<br>”;
?>
—–
hasilnya:
selamat datang di website ku
Ini adalah contant atau isi dari website ku
+++ include_once()
“include_once()” berfungsi untuk membatasi fungsi include cuma untuk satu kali saja
contoh jika tidak menggunakan “include_once()”:
body.php
—–
<?php
include ‘head.php’;
include ‘head.php’;
include ‘head.php’;
echo “<br>Ini adalah content atau isi dari website ku<br>”;
?>
—–
hasilnya:
selamat datang di website ku
selamat datang di website ku
selamat datang di website ku
Ini adalah content atau isi dari website ku
contoh jika menggunakan “include_once()”:
body.php
—–
<?php
include_once ‘head.php’;
include_once ‘head.php’;
include_once ‘head.php’;
echo “<br>Ini adalah contant atau isi dari website ku<br>”;
?>
—–
hasilnya:
selamat datang di website ku
Ini adalah content atau isi dari website ku
+++ require()
fungsi ini tidak jauh beda dengan fungsi “include()” alias sama,
jadi kita loncati saja fungsi ini

Sekarang untuk sisi security/keamanan dari fungsi include()
kenapa??
ya.. karena fungsi ini paling banyak di manfaatkan hacker ….
1. include hanya file yang berasal dari server anda saja…
caranya:
body.php
——
<?php
include($_SERVER[‘DOCUMENT_ROOT’].’/head.php’);
?>
——
jika file head.php ada di root atau tidak dalam folder
body.php
——
<?php
include_once($_SERVER[‘DOCUMENT_ROOT’].’/head.php’);
?>
——
body.php
——
<?php
require_once($_SERVER[‘DOCUMENT_ROOT’].’/head.php’);
?>
——
Untuk melihat dimana posisi file php anda, anda bisa gunakan:

<?php
echo $_SERVER[‘DOCUMENT_ROOT’];
?>

!!! PENTING !!!
Jika “$_SERVER[‘DOCUMENT_ROOT’]” tidak bisa jalan di server anda dikarenakan
restrict dari penyedia jasa hosting, anda tetap boleh menggunakan “include ‘head.php’;”

!!! KESALAHAN YANG FATAL !!!
JANGAN GUNAKAN “VARIABEL” DALAM FUNGSI INCLUDE / REQUIRE
Contoh:
body.php
—–
<?php
include $_GET[‘file’];
echo “<br>Ini adalah contant atau isi dari website ku<br>”;
?>
—–
BAHAYA !!!
kenapa?? karena orang lain bisa menambahkan file dari luar …!!!

binggo..!!! server anda kena…!!!
——

Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul Membahas Fungsi include – include_once – require