Kegunaan GIS untuk Delivery Koran

Saya bekerja sebagai deliverer koran Independent. Sebuah koran lokal Armidale yang dibagikan secara gratis ke semua orang. Sebuah pekerjaan yang cukup melelahkan karena meskipun saya punya mobil, saya tidak bisa menggunakan mobil untuk memasukan koran ke letter box. Saya harus jalan kaki dari satu rumah ke rumah lainnya. Untuk itulah sedikit pengetahuan saya tentang GIS digunakan. Berikut adalah tahapan yang saya lakukan sebelum delivery koran.

Dari Independent, saya mendapat peta kasar zona yang harus dikerjakan. Untuk lebih meningkatkan ketelitian peta, saya cek dengan menggunakan Googlemaps (data vektor). Dengan menggunakan GoogleMaps saya bisa mendapatkan peta vektor yang lebih detail termasuk jalan, sungai, dan persil tanah. Untuk wilayah Armidale, Google memiliki database yang sangat lengkap.

Target delivery adalah rumah penduduk. GoogleMaps (data vektor) tidak ada informasi rumah penduduk, yang ada hanya persil tanah. Untuk mendapatkan sebaran rumah di area yang akan didelivery, saya gunakan GoogleEarth. Sebetulnya dengan menggunakan GoogleMaps (data raster) dapat dilihat sebaran rumah, tapi karena saya sudah instal GoogleEarth saya lebih senang menggunakan cache yang sudah ada di PC daripada menghabiskan bandwidth internet. Dari GoogleEarth saya mendapat gambaran area mana saja yang ada rumahnya atau yang kosong. Secara kasar saya sudah mendapatkan gambaran bagian mana yang harus didelivery.

Untuk area tertentu di Armidale, saya memiliki file Photo Udara yang memiliki data lebih baru dibandingkan dengan data pada GoogleEarth. Pengecekan Photo udara hanya dilakukan jika area yang bersangkutan berada pada liputan Photo Udara yang saya punyai. Untuk daerah-daerah di luar liputan Photo Udara saya tetap menggunakan GoogleEarth. Sampai tahapan ini trayek delivery sudah ditentukan. Titik start, tempat drop tas dan titik pertemuan sudah ditentukan secara kasar.

Ini adalah tahapan terakhir dari penggunaan GIS untuk delivery koran. Ground Survey di sini adalah jalan dengan menggunakan mobil sambil menghitung semua rumah yang ada di setiap segmen trayek delivery. Dengan Ground Survey, saya dapat menentukan dengan tepat berapa buah rumah sepanjang segmen. Hal ini sangat berguna untuk menentukan titik drop tas. Biasanya saya memasukan 40 buah koran dalam 1 tas. Waktu delivery, saya memilih hanya membawa 1 tas saja. Kalau isi tas sudah habis, saya harus sudah sampai ke titik drop tas berikutnya. Tas-tas koran didrop dengan menggunakan mobil. Setelah semua tas didrop untuk area yang bersangkutan, baru saya jalan kaki memasukan koran ke kotak surat. Sehingga Ground Survey sangat penting dalam delivery koran.

Lumayan lah, dengan menggunakan GIS delivery koran yang saya lakukan cukup efisien dan cepat. Pengetahuan saya tentang GIS dapat dijadikan ‘uang’ di Indonesia. Ternyata di Australia secara tidak langsung juga dapat diuangkan.

Sumber: Semua artikel yang ada dalam artikel ini bersumber dari wikipedia

Advertisements

Manfaat GIS

GIS bias digunakan untuk keperluan perencanaan dan tata desa. Dengan GIS kita bias menentukan lokasi paling baik untuk sebuah sekolah, halte ataupun pemadam kebakaran, berdasarkan keberadaan jalan maupun kedekatan dengan daerah yang berpenghuni.

Selain itu, GIS juga dapat digunakan untuk memprediksi pergerakan asap akibat kebakaran hutan atau asab limbah beracun. GIS juga bisa digunakan untuk memprediksi perkembangan daerah berpopulasi tinggi, yang membantu perencanaan pembangunan fasilitas public.

Untuk daerah rawan bencana gempa seperti Nias, GIS sangat bermanfaat, karena bisa digunakan untuk menjelaskan dampak-dampak dari sebuah bencana ala terhadap suatu daerah. Melalui pendataan yang cepat dari lokasi bencana, kita bias memperoleh sebuah peta baru yang menunjukan pergeseran-pergeseran yang terjadi akibat gempa tersebut. Selain itu, GIS dapat digunakan untuk menyimpan data lokasi dan kondisi instalasi seperti gardu listrik PLN, pompa air PDAM, Puskesmas, pompa bensin dan lokasi gedung-gedung pemerinthan.

Kepala BRR Perwakilan Nias William Sabandar menyampaikan terima kasih atas bantuan teknologi tinngi ini dan mengharapkan agar diberikan pelatihan yang cukup terutama kepada aparat Pemda yang akan menggunakannya pada masa mendatang.

GIS Solution

Geographic information system (GIS) atau Sistem Informasi Berbasis Pemetaan dan Geografi adalah sebuah alat bantu manajemen berupa informasi berbantuan komputer yang berkait erat dengan sistem pemetaan dan analisis terhadap segala sesuatu serta peristiwa-peristiwa yang terjadi di muka bumi. Teknologi GIS mengintegrasikan operasi pengolahan data berbasis database yang biasa digunakan saat ini, seperti pengambilan data berdasarkan kebutuhan, serta analisis statistik dengan menggunakan visualisasi yang khas serta berbagai keuntungan yang mampu ditawarkan melalui analisis geografis melalui gambar-gambar petanya. Kemampuan tersebut membuat sistem informasi GIS berbeda dengan sistem informasi pada umumnya dan membuatnya berharga bagi perusahaan milik masyarakat atau perseorangan untuk memberikan penjelasan tentang suatu peristiwa, membuat peramalan kejadian, dan perencanaan strategis lainnya.

GIS adalah sebuah teknologi yang mampu merubah besar-besaran tentang bagaimana sebuah aktivitas bisnis diselenggarakan. Teknologi GIS memungkinkan Anda untuk melihat informasi bisnis Anda secara keseluruhan dengan cara pandang baru, melalui basis pemetaan, dan menemukan hubungan yang selama ini sama sekali tidak terungkap.

GIS menempatkan itu semua bersama-sama

Dengan GIS, mampu melakukan lebih banyak dibanding hanya dengan menampilkan data semata-mata. GIS menggabungkan semua kemampuan, baik yang hanya berupa sekedar tampil saja, sistem informasi yang tersaji secara thematis, dan sistem pemetaan yang berdasarkan susunan dan jaringan lalu-lintas jalan, bersamaan dengan kemampuan untuk menganalisa lokasi geografis dan informasi-informasi tertentu yang terkait terhadap lokasi yang bersangkutan.

Pada aplikasi penanganan kesehatan, misalnya, bisa digunakan untuk memutuskan, di kawasan mana lagikah pusat layanan kesehatan baru akan didirikan berdasarkan atas data-data kependudukan. Selanjutnya, berdasarkan sistem informasi tersebut kita dapat menarik informasi dari peta yang tersedia dalam aplikasi GIS tersebut, atau sebaliknya, memperoleh informasi mengenai peta kawasan tertentu manakah yang akan muncul, jika kita menggunakan informasi tertentu sebagai kriteria pencariannya.

Dan jangan lupa, GIS adalah sebuah aplikasi dinamis, dan akan terus berkembang. Peta yang dibuat pada aplikasi ini tidak hanya akan berhenti dan terbatas untuk keperluan saat dibuatnya saja. Dengan mudahnya kita bisa melakukan peremajaan terhadap informasi yang terkait pada peta tersebut, dan secara otomatis peta tersebut akan segera menunjukkan akan adanya perubahan informasi tadi. Semuanya itu dapat Anda kerjakan dalam waktu singkat, tanpa perlu belajar secara khusus.

GIS memungkinkan untuk membuat tampilan peta serta menggunakannya untuk keperluan presentasi dengan menunjuk dan meng-klik-nya. GIS memungkinkan untuk menggambarkan dan menganalisa informasi dengan cara pandang baru, mengungkap semua keterkaitan yang selama ini tersembunyi, pola, dan kecenderungannya.

Apa saja yang bisa Dilakukan Dengan GIS

Anda tak perlu jadi seorang manajer penjualan, atau perencana rute perjalanan. Jika pekerjaan Anda melibatkan diri Anda pada pengelolaan informasi, dan informasi tersebut dapat diasosiasikan pada sebuah struktur informasi yang berbasis pemetaan secara geografis, maka pada saat itulah GIS akan memberikan peran yang besar, dan akan membantu mengorganisasikan informasi-informasi yang Anda inginkan tersebut dalam format baru, yang memungkinkan Anda memperoleh hal-hal baru yang selama ini tak pernah terbayangkan, dan akan diperoleh lebih banyak lagi informasi dibanding yang selama ini Anda dapatkan. Rasanya, kemungkinan-kemungkinan ke arah itu bisa disebut sebagai tanpa batas.

Mengintegrasikan Organisasi

Banyak organisasi yang sudah mengimplementasi GIS menemukan kenyataan, bahwa keuntungan utama yang mereka dapatkan adalah peningkatan kinerja manajemen terhadap organisasi maupun pengelolaan sumberdayanya.Hal itu terjadi karena GIS memiliki kemampuan untuk menghubungkan berbagai perangkat data secara bersamaan berdasarkan geografis, memfasilitasi informasi-informasi yang terjadi antar bagian, untuk saling termanfaatkan dan dikomunikasikan.

Dengan membuat sebuah database yang bisa dimanfaatkan bersama, maka sebuah bagian akan memperoleh keuntungan dari hasil kerja dari bagian lain, di mana akan berlaku ketentuan, bahwa data cukup sekali dikoleksi, tetapi bisa dimanfaatkan berkali-kali.

Aplikasi GIS untuk Klasifikasi Iklim Schmidt-Ferguson

Seperti yang ditulis disini, GIS adalah suatu sistem Informasi yang dapat memadukan antara data grafis (spasial) dengan data teks (atribut) objek yang dihubungkan secara geogrfis di bumi (georeference). Apapun data yang berhubungan dengan georeference dapat di analisis dengan GIS. Begitu juga dengan pembuatan peta Klimatologi dengan klasifikasi Schmidt-Ferguson.

Pemanfaatan SIG didasarkan pada analisis keputusan yang membutuhkan sistem refrensi geografi dunia nyata dalam bentuk format digital, dimana hal ini disebabkan oleh sistem geografi dunia nyata terlalu kompleks untuk dikembangkan sehingga harus disederhanakan. Penyederhanaan ini dalam bentuk pemetaan suatu wilayah dimana data spasial dan informasi atribut diintegrasikan dengan berbagai tipe data dalam suatu analisis dan bentuk.

Untuk membuat peta ini kita hanya menggunakan program ArcView GIS dalam analisisnya. Data2 yang diperlukanpun tidak terlalu banyak, hanya data pos penakar curah hujan yang berisi data atribut koordinat X dan Y serta nilai Q (lihat disini), dan peta digital wilayah sebagai batasan analisis. Semakin banyak jumlah pos penakar curah hujan, akan semakin baik hasil analisisnya. Pemasukkan data2 atribut lain dari dua peta digital di atas sangat tergantung dari kebutuhan penggunaan dan pemanfaatannya. Tp untuk kepentingan analisis pembutan peta Klimatologi, hanya data2 itu yg diperlukan.

Untuk merubah data koordinat tabel menjadi point dalam bentuk *.shp dapat dilihat di sini (modul hal 11). Dan dalam melakukan analisis ini extension yg digunakanan adalah spasial analyst. Setelah kedua peta tersebut dan extension spasial analystnya aktif, maka langkah selanjutnya adalah melakukan interpolasi titik penakar curah hujan melalui menu surface => interpolate grid (ikuti hal. 20 pada modul).

Setelah itu akan muncul hasil dengan klasifikasi nilai Q beraturan. Rubahlah klasifikasi pada kotak dialog legend editor (lihat modul hal. 13) sesuai dengan urutan klasifikasi nilai Q disini. Misalnya bila nilai Q berkisar 0.143 – 0.333 berarti masuk pada tipe iklim B (basah).

MIE……Jangan terlalu ya…!

Makan mie memang enak tapi ternyata tidak pernah kita pikirkan dan kita bayangkan dibelakang keenakan yang kita dapat dari mie. Akir – akir ini penelitian menyimpulkan bahwa mie yang kita makan bisa membuat efek yang luar biasa yang nantinya dapat membahayakan di kemudian hari.

Em mie memang enak apalagi buat anak kost, kalo sehari bisa makan mie sekali aja, mungkin bisa ngirit 3 ribu. Kalo sifat ekonomis lebih dikedepankan tanpa memperhatikan kesehatan, tentu takkan pernah terasa hal ini bisa membuat kita harus rubah pola hidup kita.  Lihat kutipan artikel berikut

Informasi dari seorang dokter: “keluarga kami berhenti mengkonsumsi
mie instan sejak lebih dari 5 tahun yang lalu
setelah mengetahui tentang adanya BAHAN PLASTIK yg
terdapat dalam mie instan tersebut.”

Berikut pengakuan Dr. Suyadi dari Jakarta:

Awalnya, keluarga kami adalah keluarga penggemar mie, apalagi
kebetulan kami suami-istri bekerja. Karena sibuk
maka mie instant menjadi pilihan utama makanan kami sekeluarga.
Namun sejak kami menemukan bahan PLASTIK dalam mie instan tersebut,
kami LANGSUNG berhenti mengkonsumsinya.

Penelitian laboratorium Fakultas Kedokteran Univ. Indonesia
membuktikan bahwa 100%, atau SELURUH sampel mie instan yang beredar
di pasaran MENGANDUNG BAHAN PLASTIK yang tentunya
sangat berbahaya bagi pencernaan.

Dr. Hasan Budiman, kepala laboratorium Fakultas Kedokteran UI
menyatakan, bahwa dalam SELURUH sampel yang diambilnya di pasar
swalayan, toko-toko, dan warung di wilayah DKI dan sekitarnya
ditemukan bahan plastik yang tidak mungkin bisa
dicerna dalam sistem pencernaan kita. Luas diketahui bahwa
plastik adalah bahan
yang tidak mungkin terurai secara alamiah, dan merupakan bahan yang
sangat berbahaya untuk dikonsumsi.

Yang mengejutkan, bahan-bahan plastik tersebut tidak jauh berbeda
dengan bahan plastik PEMBUAT ALAT KEPERLUAN RUMAH TANGGA!!! Karena
sifatnya yang tidak bisa diurai, maka plastik yang telanjur
dikonsumsi akan menetap dalam tubuh kita dan ciri-cirinya dapat
diketahui secara langsung.

Dalam beberapa kasus, wajah para penderita yang
terlalu banyak mengkonsumsi Mie Instan yang mengandung plastik
dilaporkan makin mirip dengan ember, walaupun juga ada yang mirip
gayung ….

Jumlah plastik yang ditemukan dalam mie instan tersebut sangat
beragam, mulai dari 2 sampai 5 plastik per kemasan.
Namun umumnya, plastik-plastik tersebut ditemukan dalam ukuran
relatif kecil, dilengkapi dengan tulisan di atasnya, misalnya
“Bumbu”, “Saus Cabe”, “Minyak Sayur”dan sebagainya. Sumber:http://forum.nexxg.com/forum_posts.asp?TID=208

Untuk itu kita harus lebih hati-hati kalau hal ini dibiarkan bahan-bahan kimia di akan menumpuk di dalam tubuh dan lambat tahun akan menyebabkan gangguan pada tubuh kita. Beberapa pakar kesehatan menyarankan untuk mengkonsumsi mie jangan berlebihan kalau yang baik ukurannya setelah makan satu mie kita harus berhenti mengkonsumsinya selama 3 hari, dan hari keempat baru bisa memakannya lagi. Hal ini untuk meminimalisir efek yang ada. Dan riset juga mengatakan bahaya yang sangat mengkhawatirkan adalahkonsumsi yang berlebihan bisa mengakibatkan kanker.

Temen-temen makan mie memang enak tapi jangan berlebih….!Kesehatan sangat penting bagi kita, selaim mie kan masih ada makanan lainnya misalnya saja roti! Mungkin bisa menjadi pengganti mie atau juga serial yang berasal dari bahan alami juga bisa …..! Em apapun kesehatan lebih penting untuk itu temen-temenlah yang bisa memutuskan dan menilai sendiri…..!

DARURAT

iNI BUAT TEMENKU SORY BANGET UNTUK SEMUANYA

BESOK BERJUANG YA…!

orkom-baru

tRIMAKASIH!!!!!!!!!!!!!!!

Shell & Kernel

Konsep Kernel dan Shell

Kernel adalah jembatan antara hardware dan aplikasi-aplikasi yang menerjemahkan bahasa software sehingga mampu dimengerti oleh hardware dan hardware akan segera memprosesnya sesuai dengan permintaan. Akibatnya hal tersebut memungkinkan pengguna untuk menggunakan atau bekerja dengan komputernya melalui software.
Hal-hal yang dilakukan oleh Kernel :

  • interrupt handler – yang mampu menangani I/O request
  • memory management Untuk melakukan hal-hal tersebut, beberapa orang/kelompok mempunyai pertimbangan dan arahan pengembangan yang berbeda. Hal ini yang menyebabkan Operating System muncul dalam berbagai jenis, seperti :
  • Windows 3.11 dengan metoda non pre-emptive multitasking yang kemudian dikembangkan dalam Windows 9x menjadi Pre-Emptive MultiTasking.
  • Windows yang menggunakan Driver untuk mengakses hardware, berbeda dengan Unix lainnya yang memasukkannya ke dalam kernel. Linux, MacOS dan BeOS adalah hibrid dari dua konsep ini, sebagian (yang esensial) dimasukkan ke dalam kernel dan sisanya dijadikan module-module (karena tidak semua komputer perlu/sama).
    Sedangkan shell adalah jembatan antara User Input dengan Kernel, berfungsi memberikan fasilitas pada Pengguna agar bisa berinteraksi dengan Komputer (baik Software maupun Hardware).
    Ilustrasi Shell:
    Shell dalam Windows95 dikenal sebagai Windows Explorer, sedangkan untuk Windows 98 telah diubah menjadi Internet Explorer (4.0 dan 5.0). Alternatif lain shell untuk Windows adalah LiteStep, yang memberikan tampilan Windows menyerupai XWindow Afterstepnya Unix.
    Shell lebih dikenal oleh para pengguna Unix, antara lain : csh, tcsh, bash, pdksh, sh, dan lain-lain.(diambil dari Yulian F. Hendriyana dan Dicky Wahyu P.)
  • Remaster: Mengganti Isolinux Dengan grub

    Anda sedang mengerjakan proyek remaster anda?
    Dan kebetulan ingin mengganti boot loadernya dengan GRUB?

    Mengapa?
    Buat anda yang familiar dengan grub, anda pasti tahu kelebihan grub
    dibandingkan isolinux.
    Karena grub bisa digunakan untuk memboot OS apapun langsung dari konsol,
    mampu membaca file text, bisa menggunakan tab completion, dan sebagainya.

    Prosedurnya sederhana saja, seperti berikut ini:

    1. Buat direktori boot/grub di cd-live

    mkdir -p boot/grub

    2. Copy file stage2_eltorito dari /usr/lib/grub/i-386/stage2_eltorito

    cp /usr/lib/grub/i-386/stage2_eltorito boot/grub

    3. Copy file splash.xpm.gz ke boot/grub (optional)

    4. Buat file menu.lst, dengan isi sbb:

    #grub menu list

    splashimage /boot/grub/splash.xpm.gz #optional
    default 1
    timeout 14

    #optional – untuk judul saja
    title ++++++++++++++++++ LOMUNTU LIVE DESKTOP ++++++++++++++++++
    root (cd)

    #livecd – khusus keluarga ubuntu
    title Start Lomuntu Live Desktop
    kernel /casper/vmlinuz append file=/cdrom/preseed/ubuntu.seed boot=casper quiet splash
    initrd=/casper/initrd.gz
    boot

    #VESA livecd – khusus keluarga ubuntu
    title Lomuntu Live Desktop Using VESA
    kernel /casper/vmlinuz append file=/cdrom/preseed/ubuntu.seed boot=casper xforcevesa quiet splash
    initrd=/casper/initrd.gz
    boot

    #check
    title Check CD for Defects
    kernel /casper/vmlinuz append boot=casper integrity-check quiet splash
    initrd=/casper/initrd.gz

    #memtest
    title Memory Test
    kernel /install/mt86plus

    Catatan:
    Jika anda ingin mengganti bootloader isolinux LiveCD non Ubuntu, sesuaikan opsi bootnya
    dengan isi file isolinux.cfg LiveCD anda!!!

    5. Buat ISO
    mkisofs -b boot/grub/stage2_eltorito -no-emul-boot -boot-load-size 4 \
    -boot-info-table -R -J -V “Lomuntu Live Desktop 8.04″ -o lomuntu.iso cd-live

    Dimana cd-live adalah direktori livesystem cd.

    6. Bakar CD dengan cdrecord
    sudo cdrecord /dev/scd1 path/lomuntu.iso

    Demikian tutorial singkat ini, semoga bermanfaat.