Perasaan ….!

Sekarang semua berubah, tak terkucuali dirinya….
Namun itu sudah lah hanya bait-bait berikut yang bicara….!


Hanya di atas lembaran

Dapat ku ungkap

Segala rasa

Diiringi lagu rindu

Ku tulis dengan

Penuh kerinduan

Di kertas putih

Ku goreskan tinta bewarna

Seperti warna dalam hidupku

Mencoba menancapkan

Ingin di hati

Saat termenung teringat

Akan datangnya dirimu

Saat nafas ini kembali terengah-engah

Rindukan seorang teman hati

Cuma kamu yang pertama kusebut

Saat warna cerah menghampiriku

Betapa yakinnya akan rasa ini

Dan kuyakinkan sayang diriku akan dirimu

Semua bukan tempat untuk menutupi luka

bukan sebuah luka

Tapi sebuah keindahan yang bermakna

Yang ku ukir dalam taman hati

Hingga nanti ku tahu betap abeartinya dirimu

Dalam setiap perjalananku

Sekali lagi

Ku termenung

Betapa bodohnya diriku

Bila ku harus melangkah pergi

Mungkin ini seperti sebuah lagu

Lagu yang sengaja di gubah

Untuk seorang yang kusebut dia

Mentariku ………mentari hidupku

Jika kubisa akan kupinta

Kepada Tuhan

Sang mentariku kan selalu temaniku

Tuk melihat diriku

Yang akan selalu tersenyum

Untuk dirinya

Yang akan menjaganya dari

Dunia yang penuh keraguan

Namun………..,

Takkan pernah ku minta dia

Sepanjang waktuku

Namun bisakah dia temaniku

Dalam senjanya hari?

Dalam senjanya hari pula

Takkan kupinta dia seutuhnya

Ku hanya meminta

Kebersamaan tanpa sesuatu

Yang istimewa

Yang terikat

Cuma satu hal

Tersenyumlah sekali lagi untukku

Sedetik saja,

Sebelumku memejamkan mata

Tuk selamanya

Setiap kali dirimu melihatku

Ku kan slalu tersenyum untukmu

Begitupun dirimu

Tersenyumlah…..

Setiap kata sang Mentari

Yang selalu terpatri dalam hatiku

Yang takkan pernah bisa

Kuungkap

Meski aku tak bisa yakinkanmu

Biar aku hapus duka itu

Saat itulah kuketahui

Ada batas di dunia ini

Yang tidak dapat kita tembus

Setiap hati punya tempat untuk menyepi

Setiap insan punya kodrat tersendiri

Setiap hari punya berjuta makna

Dan kutahu kau telah ada dalam hatiku

Dan kutahu dan bisa

Untuk menyebut …….

Kebersamaan adalah kekutan dari semua kekuatan

Ketulusan adalah kemuliaan yang paling mulia

Kepastian adalah sebuah hal yang dijaga

Tak lupa pula,

Bersama hari indah kan kukirim seratus malaikat

Untuk temaninya dalam harinya

Sebagai sahabat sejati yang abadi

3 Responses

  1. mas…….
    dirimu tetep saja seperti dulu,,
    puisinya ga ada matinya dah……..
    salut!!

  2. mas, tw aja kalo diriku tersenyum palsu?????????????

  3. duch menyentuh banget ni yeee…..
    lam kenal..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: